Resistor
Resistor merupakan suatu komponen elektronika yang berfungsi untuk membatasi arus listrik yang mengalir. berdasarkan kelasnya resistor dapat dibagi menjadi 2 yaitu: fixed resistor dan variabel resistor.1.fixed resistor(merupakan resistor yang mempunyai nilai tetap) ciri fisiknya: biasanya bahan pembuat resistor terdapat ditegah-tengah dan terdapat 2 conducting metal dan biasanya kemasan seperti ini sering disebut AXIAL.
Ukuran fisik fixed resitor: tergantung pada daya resistor yang dimiikinya.semakin besar daya yang dimilikinya maka akan semakin besar pula bentuk fisik resitor tersebut.
ukuran fisik resistor kini: 1/8 watt, 1/4 watt, 1 watt, 2 watt,dan 5 watt.Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, diciptakanlah sebuah teknologi baru yang disebut dengan SMT (Surface Mount Technology). Dengan menggunakan teknologi ini bentuk dari fixed resistor menjadi lebih kecil lagi, sehingga kita dapat membuat suatu sistem yang mempunyai ukuran kecil mungkin. Contoh bentuk fixed resistor dengan teknologi SMT .
Tipe atau jenis resistor saat ini sangat beragam, tergantung dari pemakain untuk suatu sistem elektronika yang akan kita rancang. Berikut ini akan dijelaskan sedikit tentang penggunaan resistor berdasarkan tipe atau jenisnya. Precision Wirewound resistor Merupakan tipe resistor yang mempunyai tingkat keakuratan sangat tinggi sampai 0.005% dan TCR (Temperature coeffisient of resistance) sangat rendah. Sehingga sangat cocok digunakan untuk aplikasi DC yang membutuhkan keakuratan yang sangat tinggi. Tetapi jangan menggunakan jenis ini untuk aplikasi rf (radio frequency) sebab mempunyai Q resonant frequency yang rendah. Contoh aplikasi penggunaan resistor ini adalah DC Measuring equipment, dan reference resistor untuk voltage regulator dan decoding jaringan. NIST Standard resistor NIST (National Institute of Standard and Technology) merupakan tipe resistor dengan tingkat keakuratan paling tinggi yaitu 0.001% ,TCR yang rendah dan sangat stabil dibandingkan dengan Precision Wirewound Resistor. Komponen ini biasanya digunakan sebagai standard di dalam verifikasi keakuratan dari suatu alat ukur resistive. Power Wirewound resistor Biasanya digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan daya yang yang sangat besar. Komponen ini dapat mengatasi daya yang besar dibandingkan dengan resistor yang lain. Karena panas yang ditimbulkan cukup besar biasanya resistor ini dilapisi oleh bahan seperti Ceramic Tube, Ceramic rods, anodized aluminum, fiberglass mandels, dll . Fuse Resistor Dapat berfungsi sebagai resistor dan juga sebagai sekering. Resistor ini didesain sedemikian rupa sehingga bila ada arus yang melaluinya sangat besar maka hambatannya menjadi tak terhingga. Pada kondisi normal suhu dari resistor ini akan panas ketika ada arus yang melaluinya.
Carbon Composition Resistor ini memiliki koefisien temperature dengan batas 1000 ppm/°C terhadap nilai hambatannya, dimana nilai hambatannya akan turun ketika suhunya naik. Selain itu resistor juga memiliki koefisien tegangan, dimana nilai hambatan akan berubah ketika diberi tegangan. Semakin besar tegangan maka semakin besar perubahannya. Voltage Rating dari resistor Carbon Composition ditentukan berdasarkan ukuran fisik, nilai, dan dayanya. Pada saat menggunakan resistor jenis ini diharapkan agar berhati – hati didalam perancangan, karena da pat menghasilkan noise dimana noise ini tergantung pada nilai dari resistor dan ukurannya. resistor jenis ini yang banyak sekali dijual dipasaran.
Carbon Film Resistor Resistor jenis ini mempunyai karakteristik yang sama dengan resistor carbon composition tetapi noise, voltage coeficient, temperature coeficient nilainya lebih rendah. Carbon Film Resistor dibuat dengan memotong batangan keramik yang panjang dan kemudian dicampur dengan material karbon. Frekuensi respon dari resistor ini jauh lebih bagus dibandingkan dengan wirewound dan lebih . bagus lagi dibandingkan dengan carbon composition. Dimana wirewound akan menjadi suatu induktansi ketika frekuensinya rendah dan akan menjadi kapasitansi apabila frekuensinya tinggi. Dan untuk carbon composition hanya menjadi kapasitansi apabila dilalui oleh frekuensi tinggi dan frekuensi rendah.
daftar pustaka:DigiWare.pdf
Minggu, 27 Juni 2010
Minggu, 20 Juni 2010
Robotic Indonesia
Selamat datang para pembaca yang budiman, disini kami mengajak kepada temen-temen yang senang berkecimpung dalam dunia perancangan dan pemrograman robotic untuk berperan serta dalam menyumbangkan ilmu, kreatifitas dan waktunya sejenak guna menciptakan sumber daya manusia yang berkwalitas.
sebagai informasi, temen-temen akan kami pandu dalam pembelajaran yang paling mendasar untuk dapat merangkai sebuah sistem robot sederhana. Namun, bila temen-temen sudah mempunyai dasar yang baik, maka temen-temen dapat membaca arikel-artikel sesuai yang dibutuhkan.
Ada beberapa langkah-langkah harus diperhatikan terlebih dahulu sebelum temen-temen melangkah dalam pembelajaran ini. adapun langkah-langkah tersebut:
1.Meluruskan niat karena Allah Ta'ala (agar kita semua mendapatkan pahala dari Allah dari setiap Apa yang kita kerjakan.)
2.Berpikirlah positif bila mengalami kesulitan, tanamkan dalam diri kita bahwa setiap ada kesulitan pasti ada jalan keluar dan prosesnya itulah yang kita butuhkan. (katakan dan tanamkan dalam diri kita bahwa kita BISA).
3.Belajarlah dari dasar kemudian ketahap selanjutnya. (karena dapat mengokohkan pondasi)
4.Silahkan Mencoba.......!!!!!!
created by:
MOSTECH (Moslem Technologi)
abu.rohyan@yahoo.com
Langganan:
Postingan (Atom)